Sunday, July 15, 2012

Balance Sheet (Neraca)

Sebagai seorang non-accountant yg mendeskripsikan Neraca, Neraca merupakan snapshot dari kondisi finansial sebuah company. Neraca terdiri dari 2 bagian, bagian aktiva dan pasiva, dari kedua bagia tersebut di bagia lagi masing-masing 2 bagian, bagian aktiva menjadi aktiva aktif (Current Asset) dan aktiva tetap (Fixed Asset), sedangkan bagian pasiva dibagi menjadi bagian Hutang (liabilities) dan Modal (ownership equity).

Sebuah company yg baru mulai usahanya, dalam mencatatkan ke Necara, flownya akan mulai dari bagian pasiva, company untuk memulai bisnis tentu akan memerlukan modal, kalau modal masih kurang akan ditambah dengan cara meminjam kekurangannya, oleh karena itu pencatatan akan dimulai di bagian Modal kemudian di bagian Hutang, setelah memiliki dana untuk memulai bisnis, company tentunya akan membelanjakan dana yg tersedia untuk belanja Asset tetap yg akan dicatat di bagian Fixed Asset, tentunya tidak semua dana yg ada dihabiskan semua untuk belanja Fixed Asset tentu disisakan untuk dana operasional yg akan dicatat di bagian Current Asset.
Prinsip keseimbangannya dari yg dideskripsikan di atas adalah Asset = Hutang + Modal.

Setelah memiliki Asset company akan mulai usahanya dan tentunya bertujuan untuk mendapatkan laba (profit), dalam tiap periode walaupun sekarang bisa realtime, pencatatan profit/loss disisi pasiva.
Prinsip keseimbangannya berikutnya adalah Asset (meningkat/turun) = Hutang + Modal + Laba/Rugi


Sumber : milis APICS-ID

No comments:

Post a Comment