Sunday, February 5, 2012

Kepemimpinan dalam Berbisnis

Oleh: Andre Vincent Wenas

Kepemimpinan adalah soal pilihan. Kepemimpinan adalah, “Pilihan untuk tidak 

berdiam diri. Saat ini juga dunia membutuhkan Anda untuk mempimpin,” begitu 
tegas Seth Godin (penulis buku Purple Cow, The Dip dan The Tribes). 

Lebih jauh, Berny Gomulya, dalam bukunya The Leader In You (Gramedia, 2009) 

meyakini bahwa: “Sesungguhnya, semua perlengkapan yang Anda perlukan untuk 
menjadi seorang pemimpin sudah ada di dalam diri Anda. Anda hanya perlu 
mengenali, membangunkan, dan melatih potensi kepemimpinan itu.” Singkatnya, pada 

dasarnya Anda terlahir sebagai pemimpin.

Selanjutnya supaya menjadi pemimpin yang efektif, kita memang mesti mau dan 

berani untuk melepaskan belenggu-belenggu yang selama ini mengikat potensi 
kepemimpinan yang sudah ada di dalam diri. Baiklah kita cermati model 
kepemimpinan yang diajukan Berny Gomulya dalam bukunya itu. Singkatannya: I4P 
(Influence, Purpose, Positive, People, Performance). Berikut penjelasannya:

Influence (pengaruh). Ingat bahwa kepemimpinan itu bukan soal jabatan, 
kedudukan atau pangkat. Kepemimpinan adalah seni mempengaruhi orang lain agar 
mereka melakukan – dengan sukarela – apa yang Anda ingin supaya mereka 
melakukannya. Bahkan Ken Blanchard menyatakan bahwa “kunci sukses kepemimpinan 
adalah pengaruh, bukan kekuasaan.” Beberapa mitos yang mungkin membelenggu perlu 

dilepaskan, misalnya: mitos posisi (kepemimpinan bukan soal jabatan atau 
pangkat, lalu mitos popularitas (kepemimpinan adalah tentang melakukan hal yang 
benar, bukan hal yang populer).

Purpose (tujuan). Biasanya juga sering disebut visi. Setiap pemimpin 
efektif 

mesti punya gambaran yang jernih tentang arah ke mana yang dituju. Bahkan, arah 
ke mana Anda menuju adalah jauh lebih penting ketimbang dari mana Anda berasal. 
Tujuan hidup adalah bagian dari jati diri. Cirinya, tatkala menjalaninya kita 
sangat menikmatinya dan tampil natural, apa adanya. Belajarlah dari Helen Keller 

(yang terlahir buta), ia mengatakan: “yang lebih buruk daripada dilahirkan buta 
adalah bisa melihat, tetapi tidak memiliki visi.”

Positive thinking and attitude(pikiran dan sikap positif). Pikiran akan 
mempengaruhi sikap, jika pikiran positif maka sikap pun akan positif. 
Sesungguhnya perjalanan kepemimpinan dimulai dari pikiran (pola pikir, 
mind-set). Para pemimpin melihat dunia dalam referensi visi atau tujuan 
mulianya. Sang juara dunia renang Michael Phelps meyakini, “Segala sesuatu 
adalah mungkin selama Anda benar-benar memikirkan, mengerjakan, dan menyediakan 
waktu untuk hal itu. Pikiran Anda benar-benar mengendalikan segala sesuatu.” 
Siap sedialah setiap saat, baik atau tidak baik waktunya, selalu positif. 
“Keberuntungan adalah pertemuan antara persiapan dan kesempatan,” begitu ujar 
Oprah Winfrey.

People (orang). Kepemimpinan senantiasa tertuju pada orang bukan barang. 
Dan, setiap pemimpin berhasil karena ada orang-orang yang membantunya. 
Karenanya, keberhasilan kepemimpinan tidak hanya diukur dari 
pencapaian-pencapaian materi, tetapi – ini yang utama – juga diukur dari 
seberapa besar Anda menyentuh hidup orang orang lain. Ingat, orang lain tidak 
akan peduli tentang seberapa banyak hal yang Anda tahu, sampai mereka tahu 
seberapa banyak kepedulian Anda tentang mereka. Juga, kelilingi diri Anda dengan 

orang-orang yang bisa memunculkan hal-hal terbaik dari dalam diri Anda. Hindari 
para penjilat, karena biasanya orang-orang yang bisa memunculkan hal-hal terbaik 

dari dalam diri Anda adalah mereka yang kerap berbeda pendapat dan berani 
mengkritisi. Memang tidak nyaman, namun merekalah yang mengeluarkan Anda dari 
zona kenyamanan, untuk “memaksa” Anda naik ke tingkat berikutnya.

Performance (kinerja). Anda hanya akan menjadi pemimpin berpengaruh jika 
mampu menunjukkan kinerja dengan cara memberi nilai tambah ke dalam hidup ini. 
Malcom Forbes mengingatkan bahwa, “Memikirkan yang baik adalah bijak; 
merencanakan yang baik adalah lebih bijak; tetapi melakukan yang baik adalah 
yang terbijak dan terbaik dari semuanya.” Memang, yang membuat perbedaan dalam 
hidup adalah tindakan. 

Maka bertindaklah, ujudkan perbedaan itu, sekarang. Bersiaplah untuk 
sukses!

No comments:

Post a Comment

Related Posts