Sunday, February 5, 2012

Negara yang Berinovasi


Seorang Professor mencoba mengkategorikan fase dari perusahaan/negara yang berinovasi.
The Imitator - adalah usaha untuk membangun inovasi dengan menjadi bayang-bayang, mencuri ide, dan melakukan reverse engineering dari inovasi yang sudah terbukti. Biasanya pada tahap ini terjadi pelanggaran HKI, proses duplikasinya relatif cepat, dan mengedepankan kecepatan, harga yang lebih murah dengan spesifikasi serupa, tapi kualitas yang kurang.
Contoh nya adalah ketika Jepang membangun negaranya setelah perang dunia ke-2. Produk-produk Jepang 'imitasi' dengan kualitas buruk membanjiri dunia. Strategi yang kini diterapkan oleh China dengan produk elektronika dan permesinannya.
The Transformer - mereka yang melampaui tahap imitator mulai menguasai teknologi yang mereka tiru dan 'curi'. Proses 'alih' teknologi membuat mereka mampu mendesain ulang produk yang dulu ditiru mentah-mentah. Perbaikan proses produksi, desain teknis dan produk meningkatkan kualitasnya bertahap. 
Pada tahap ini mereka mengutamakan desain yang berbeda dari produk asli yang mereka tiru, dengan perbaikan desain dan penambahan fitur. Mereka berusaha untuk tampil beda. Masih menggunakan strategi kecepatan dan harga yang bersaing dengan investasi di RnD, hal ini kita lihat pada negara Korea dengan industri mobil nya yang meniru Jepang di tahun 90-an.
The Path Finder - ketika kompetisi mulai memihak kepada para transformer dan kekuatan brand, kualitas produk mulai diakui pasar, mereka mulai menjadi market leader. Saatnya mereka menjadi trend setter, teknologi leader dan mencari track baru seperti seorang path-finder.
Ketika Korea meniru Jepang dan membangun industri panel layar tipis, mereka membangun kekuatan di RnD. Mereka mulai dengan teknologi Plasma dan LCD. Keterbatasan teknologi yang ada, membuat persaingan yang ketat antara Jepang dan Korea. Saat ini teknologi display telah dirajai oleh Korea Selatan dengan display LEDnya.

No comments:

Post a Comment

Related Posts