BUMN Terlibat Penyelamatan Modal Bukopin, Apa Dampaknya Buat Nasabah?
Rabu, 24 Jun 2020 18:16 WIB
PT Bank Bukopin Tbk mendapatkan bantuan teknis atau technical assistance dari PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) untuk membenahi masalah likuiditas dan operasional bank.
Hal ini tertuang dalam surat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang diterima BRI tanggal 11 Juni 2020 perihal permintaan technical assistance untuk Bukopin.
Wakil Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) Anggawira mengatakan langkah ini adalah cara yang baik untuk mengembalikan kondisi likuiditas Bukopin yang merupakan sumber modal usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta koperasi.
"Kami apresiasi langkah-langkah yang dilakukan oleh BRI dalam proses pendampingan dan jangan lupa bahwa Bank Bukopin ini banyak dana-dana nasabah UMKM serta juga koperasi yang ada disana," ujar Anggawira dalam siaran pers, Rabu (24/6/2020).
Menurut dia penerapan strategi ini ditujukan untuk menjamin layanan perbankan yang komprehensif kepada nasabah melalui jaringan yang terhubung secara nasional, produk yang beragam serta mutu pelayanan dengan standar yang tinggi.
"Ini bentuk perhatian yang luar biasa dari BRI atas pendampingan yang diberikan kepada Bank Bukopin. Jangan sampai dalam situasi yang seperti ini memang bukan hanya Bank Bukopin, tapi bank lain juga likuiditasnya sangat sulit," ucapnya.
Dengan komitmen yang diberikan oleh pemerintah, diharapkan nasabah juga bisa percaya dan memberikan dukungannya. Sebab jika sampai ada perbankan yang mengalami likuidasi, maka dampaknya ke perbankan lain.
"Soal Bank Bukopin ini intinya harus ada keberpihakan pemerintah dan OJK dalam penyelesaian persoalan tersebut. Karena kita ketahui bersama juga komitmen dari investor kan belum jelas yang artinya tinggal dikawinkan dengan Bank BUMN," ungkapnya.
Dia menambahkan, hal tersebut perlu untuk memberikan pemahaman kepada nasabah terkait isu likuiditas yang sempat membayangi Bank Bukopin.
"Tingkat kepercayaan nasabah naik, membaik karena pemerintah, dan regulator, pemegang saham sudah komitmen, serta manajemen baru akan menjaga bank ini jauh lebih bagus," tuturnya.
Sumber :
https://finance.detik.com/moneter/d-5066711/bumn-terlibat-penyelamatan-modal-bukopin-apa-dampaknya-buat-nasabah
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Related Posts
-
Kerangka pemikiran matang diperlukan untuk menerima konsep-konsep manajemen baru. Konsep apa saja yang sudah diterapkan perusahaan Indonesia...
-
Oleh : Ahmad Darobin Lubis Graduate School for International Development and Cooperation (IDEC) Hiroshima University Prof Nagan...
-
Perusahaan kami telah mengimplementasikan SAP selama 2 Th. Sebenarnya dalam mengimplementasikan sebuah ERP ( baik SAP, BAAN, Symix, Mi...
-
Gokil! Tesla Elon Musk Bakal Bangun Pabrik di Batang Jateng Kabar baik datang dari sektor manufaktur. Salah satu pemain besar mobil listrik ...
-
Alkisah, di tahun 1920-an seorang pemuda yang tidak lulus SMA bernama Ishibashi dari pulau Kyushu di Jepang berbisnis tabi, sejenis al...
No comments:
Post a Comment