Sunday, July 12, 2009
Supervisor adalah...
Dalam organisasi suatu perusahaan, posisi yang paling banyak menentukan dalam proses kerja adalah Supervisor. Dimana posisi ini langsung membawahi operator yang berkaitan langsung dengan suatu proses operasional.
Supervisor = Super Vision, atau punya pengamatan yang lebih.
Tujuan posisi supervisor ini adalah “supervise the line / section / job to have maximum performance”, yaitu pemberi petunjuk untuk area atau pekerjaan untuk mencapai hasil maksimal.
Syarat dari seorang supervisor secara umum "Good command of English, computer knowledge, creativem innovative, analyze, troubleshot, knowing in process improvement".
Wednesday, July 8, 2009
Manager vs Supervisor
Dalam penamaan jabatan di perusahaan sering terjadi kebingungan tentang apakah suatu jabatan itu sudah pantas dimasukan ke level managerial ataupun masih dalam supervisory level. Akibatnya banyak jabatan yang di label sebagai jabatan “manager” tapi sebenarnya dari karakteristik pekerjaannya masih melaksanakan tugas-tugas berkarakteristik supervisory dan sebaliknya.
Baik manajer ataupun seorang supervisor adalah orang-orang yang bekerja melalui tangan-tangan orang lain. Meskipun dalam pencapaian tujuannya baik manager maupun supervisor mempunyai kesamaan dalam hal ruang lingkup kerjanya , yaitu: manajemen pekerjaan (task management), manajemen diri (self management), dan manajemen orang (people management), namun sebenarnya dua level jabatan tersebut dapat dibedakan dengan melihat berbagai karakteristik dan ruang lingkup tugas-tugas di kedua jabatan tersebut.
Di bawah ini terdapat tabel sederhana untuk dapat mengindentifikasi perbedaan karakteristik dan ruang lingkup perkerjaan manajer maupun supervisor:
Dari http://indosdm.com/perbedaan-karateristik-dan-lingkup-kerja-manager-dan-supervisor
Baik manajer ataupun seorang supervisor adalah orang-orang yang bekerja melalui tangan-tangan orang lain. Meskipun dalam pencapaian tujuannya baik manager maupun supervisor mempunyai kesamaan dalam hal ruang lingkup kerjanya , yaitu: manajemen pekerjaan (task management), manajemen diri (self management), dan manajemen orang (people management), namun sebenarnya dua level jabatan tersebut dapat dibedakan dengan melihat berbagai karakteristik dan ruang lingkup tugas-tugas di kedua jabatan tersebut.
Di bawah ini terdapat tabel sederhana untuk dapat mengindentifikasi perbedaan karakteristik dan ruang lingkup perkerjaan manajer maupun supervisor:
Thursday, July 2, 2009
Tiap Tahun adalah Sulit
Tiap tahun adalah sulit, tapi tiap tahun selalu terlewati. Begitu juga tiap hari adalah sulit, tapi setiap hari selalu berganti hari dengan esok yang lebih cerah. Jadi tetap semangat dalam menghadapi masalah dalam pekerjaan.
Wednesday, July 1, 2009
Semakin Berkeringat Kita Saat "Masa Damai", Semakin Kurang Berdarah Saat "Masa Perang"
Semakin berkeringat kita saat "masa damai", semakin kurang berdarah saat "masa perang". Ungkapan tersebut aku kutip saat menyaksikan Golden Ways-nya Mario Teguh di televisi. Hal ini bisa kita interpretasikan yaitu saat kita duduk dibangku sekolah, baik SD, SMP, SMA atau pun kuliah, apakah kita telag benar-benar belajar dengan keras & giat. Belajar dalam bidang akademis atau pun dalam hal non-akademis. Karena hasil akhir bukan pada nilai ujian saja, tapi saat kita lepas dari sekolah atau kuliah. Yaitu saat bekerja atau berkarya.
Thursday, June 25, 2009
Logistic
Di dalam perusahaan, Divisi Produksi pada umumnya dianggap sebagai jantung perusahaan, dimana divisi ini sangat terlihat memberi nilai lebih pada perusahaan dengan memproduksi suatu barang yang nantinya akan dijual dan pada akhirnya akan memberikan keuntungan. Namun tanpa manajemen logistik yang baik maka produksi juga tidak akan berjalan dengan baik dan lancar. Ibaratnya tubuh, logistik adalah darah dan darah yang mengalir lancar akan membuat detak jantung menjadi sehat.
http://taufanonly.wordpress.com/2009/06/09/logistic/
http://taufanonly.wordpress.com/2009/06/09/logistic/
Wednesday, June 24, 2009
Masuk ke Perguruan Tinggi Bukanlah Akhir
Kegirangan yang tak terkira saat siswa siswi yang telah lulus dari bangku SMA. Apalagi saat diterima disuatu Perguruan Tinggi. Sehingga bisa kita temui, siswa yang saat SMA pintar tapi kurang berhasil saat menjadi Mahasiswa. Mungkin karena mengira masuk ke Perguruan Tinggi itu adalah akhir mereka untuk belajar. Apalagi belajar saat kuliah tidak sama dengan saat di bangku sekolah.
Jadi perlu diingatkan kembali, masuk ke Perguruan Tinggi bukanlah akhir, tapi itu adalah awal. Awal kita akan menempuh kemandirian. Siapa yang menggunakannya dengan baik akan mencapai hasil yang baik.
Mari Teguh yang bijak berkata "semakin berkeringat kita saat masa damai, semakin kurang berdarah saat masa perang"
Jadi perlu diingatkan kembali, masuk ke Perguruan Tinggi bukanlah akhir, tapi itu adalah awal. Awal kita akan menempuh kemandirian. Siapa yang menggunakannya dengan baik akan mencapai hasil yang baik.
Mari Teguh yang bijak berkata "semakin berkeringat kita saat masa damai, semakin kurang berdarah saat masa perang"
Subscribe to:
Posts (Atom)
Related Posts
-
Gelombang PHK 7.000 Karyawan Disney Akan Dimulai Pekan Ini Rabu, 29 Maret 2023 Raksasa hiburan Amerika Serikat (AS) Walt Disney Company akan...
-
Supply chain This section contains information on the following distributed examples: * Decentralization * Multistage supply chain * Outsour...
-
Sharing soal competency yang bisa diartikan sebagai set of skill atau knowledge yang harus dimiliki atau di develop oleh person yang meme...
-
Anang Z. Gani Abstract This paper presents a new paradigm for solving the Travelling Salesman Problem (TSP). TSPis known as an NP-complete p...
-
KOMPAS.com - Pengalaman kerja seringkali dijadikan referensi saat melamar pekerjaan. Lantas bagaimana dengan para fresh graduate, yang boleh...


