Monday, August 2, 2010

Creating a Logistics Strategy

By Martin Murray,
What Is a Logistics Strategy?

When a company creates a logistics strategy it is defining the service levels at which its logistics organization is at its most cost effective. Because supply chains are constantly changing and evolving, a company may develop a number of logistics strategies for specific product lines, specific countries or specific customers.
Why Implement a Logistics Strategy?

The supply chain constantly changes and that will affect any logistics organization. To adapt to the flexibility of the supply chain, companies should develop and implement a formal logistics strategy. This will allow a company to identify the impact of imminent changes and make organizational or functional changes to ensure service levels are not reduced.
What Is Involved in Developing a Logistic Strategy?

A company can start to develop a logistics strategy by looking at four distinct levels of their logistics organization.

Strategic:
By examining the company’s objectives and strategic supply chain decisions, the logistics strategy should review how the logistics organization contributes to those high-level objectives.

Structural:
The logistics strategy should examine the structural issues of the logistics organization, such as the optimum number of warehouses and distribution centers or what products should be produced at a specific manufacturing plant.

Functional:
Any strategy should review how each separate function in the logistics organization is to achieve functional excellence.

Implementation:
The key to developing a successful logistics strategy is how it is to be implemented across the organization. The plan for implementation will include development or configuration of an information system, introduction of new policies and procedures and the development of a change management plan.

Components to Examine when Developing a Logistics Strategy

When examining the four levels of logistics organization, all components of the operation should be examined to ascertain whether any potential cost benefits can be achieved. There are different component areas for each company but the list should at least include the following:

Transportation:
Does the current transportation strategies help service levels?

Outsourcing:
What outsourcing is used in the logistics function? Would a partnership with a third party logistics company improve service levels?

Logistics Systems:
Do the current logistics systems provide the level of data that is required to successfully implement a logistics strategy or are new systems required?

Competitors:
Review what the competitors offer. Can changes to the company’s customer service improve service levels?

Information:
Is the information that drives the logistics organization real-time and accurate? If the data is inaccurate then the decisions that are made will be in error.

Strategy Review:
Are the objectives of the logistics organization in line with company objectives and strategies.

A successfully implemented logistics strategy is important for companies who are dedicated to keeping service levels at the highest levels possible despite changes that occur in the supply chain.

Source: http://logistics.about.com/od/supplychainintroduction/a/strategy.htm

Thursday, July 22, 2010

Job Description Warehouse & Logistic


Berikut adalah job description dari sub divisi Warehouse & Logistic :
RECEIVING
1. Memastikan barang yang diterima (dari Supplier) dalam kondisi baik dan siap supply.
2. Memastikan barang di cek oleh QC person.
3. Melakukan penimbangan barang yang datang.
4. Memastikan penataan barang yang rapi, sesuai FIFO dan 1 part 1 location.

STORE KEEPER (Supply)
1. Men-supply barang ke Prod/Assy dengan baik dan benar (sesuai WO/DM).
2. Memastikan barang (komponen) yang kembali dari Prod/Assy dalam

SHIPMENT
1. Memastikan pengiriman dengan baik & benar (barang maupun jumlahnya)

ADMIN (Data Entry)
1. Mengupdate nota/mutasi in & out dengan benar dan tepat waktu.
2. Memastikan Stock Card bisa dipercaya (reliable) untuk digunakan oleh divisi lain.
3. Memastikan file-file tertata dengan rapi sehingga mudah saat dicari kembali.
4. Memberikan informasi tentang data stok/inventory barang (komponen atau barang jadi) kepada divisi lain.
5. Cycle count / stok opname.

Tuesday, July 6, 2010

Warehouse


Warehouse terdiri dari ware dan house. Ware secara harfiah berarti barang. Dan house adalah rumah. Jadi warehouse mempunyai arti yaitu rumah barang. Warehouse ini adalah sebuah rumah atau ruangan atau tempat untuk menyimpan barang-barang.

Monday, July 5, 2010

Supply Chain is More Than Just a Warehouse

Banyak orang dan pihak dari divisi-divisi dan deparetemen-departemen di perusahaan yang mempunyai anggapan bahwa urusan aliran data informasi dan aliran barang HANYA-lah urusan dari pihak divisi gudang atau departemen warehouse.
Sehingga divisi lain sering salah kaprah dengan menaruh barang yang tidak jelas statusnya juga ke divisi Gudang. Dan dari divisi Gudang sendiri juga tidak mengerti peranan dari Gudang, sehingga barang yang tidak layak disimpan juga diterima. Gudang menjadi amburadul dan perlu pembenahan.
Sehingga alur data informasi dan aliran barang bisa berjalan dengan lancar, dari Purchasing-Warehouse-Produksi-Assembly-Marketing bisa terintegrasi, seperti rantai.

Friday, July 2, 2010

Gudang

Gudang adalah sebuah ruangan yang digunakan untuk menyimpan berbagai macam barang. Setiap jenis bangunan bisa saja memiliki gudang, misalnya saja gudang pada bangunan pabrik, toko, dan bahkan rumah tinggal. Karena digunakan untuk menyimpan berbagai macam barang, biasanya gudang berpotensi untuk menyimpan debu. Karena itu, peletakan gudang perlu diperhatikan agar tidak mengganggu aktivitas lain dalam bangunan tersebut.

Gudang sebaiknya terletak di lokasi yang tidak lembab agar barang-barang kita tak gampang rusak. Asal tidak lembab, gudang bisa diletakkan di mana saja. Agar tak menghabiskan lahan pada rumah tinggal, gudang bisa diletakkan di bawah tangga atau di loteng. Biasanya gudang ini mencakup banyak sekali barang dan jenis-jenis lain.

referensi : http://id.wikipedia.org/wiki/Gudang

Thursday, July 1, 2010

Manajemen logistik (MANLOG)

Manajemen logistik merupakan bagian dari proses supply chain yang berfungsi untuk merencanakan, melaksanakan, dan mengendalikan keefisienan dan keefektifan penyimpanan dan aliran barang, pelayanan dan informasi terkait dari titik permulaan (point of origin), hingga titik konsumsi (point of consumption) dalam tujuannya untuk memenuhi kebutuhan para pelanggan

Wednesday, June 30, 2010

Penataan barang menggunakan kaidah FIFO


Peletakan dan penataan barang menggunakan kaidah FIFO yaitu:
a. Jika barang diletakkan dengan arah atas - bawah, maka yang atas merupakan barang dengan kedatangan lebih lama
b. Jika barang diletakkan dengan arah depan - belakang, maka yang depan merupakan barang dengan kedatangan lebih lama
c. Jika barang diletakkan dengan arah kiri - kanan, maka yang kiri merupakan barang dengan kedatangan lebih lama
d. Jika barang dalam tumpukan jumlah banyak, maka panduannya adalah atas-bawah, lalu depan-belakang dan kemudian kiri - kanan

Related Posts