Monday, January 24, 2011
Just in Time (2)
Menurut Taiichi Ohno, dasar sistem produksi Toyota adalah secara mutlak menghilangkan pemborosan. Dua tiang yang diperlukan untuk mendukung sistem itu ialah:
• Tepat waktu.
• Otonomasi, atau otomasi dengan sentuhan manusia.
Tepat waktu atau JIT berarti bahwa, dalam suatu rangkaian proses produksi, suku cadang atau komponen yang diperlukan untuk perakitan mobil tiba pada ujung lini rakit pada waktu yang diperlukan dan hanya dalam jumlah yang di diperlukan. Dengan demikian, perusahaan yang menggunakan sistem ini, akan mendekati tingkat persediaan nol.
Tiang kedua ialah otonomasi atau disebut juga otomasi dengan sentuhan manusia. Ini berlainan dengan otomasi biasa. Dalam otomasi biasa, biasanya perusahaan membeli mesin yang dapat beroperasi sendiri dengan hanya sekali menekan tombol. Mesin seperti ini mempunyai kemampuan kinerja yang tinggi sekali, tetapi kalau ada gangguan kecil saja, dapat merusak produksi sehingga barang cacat akan tertumpuk dengan cepat sebelum kerusakan dapat dideteksi dan proses dihentikan.
Dalam otonomasi, mesin dapat mencegah masalah semacam itu secara otonom, karena mempunyai alat yang dapat membedakan antara keadaan normal dan abnormal dalam mesin tersebut. Dalam sistem semacam itu, mesin akan berhenti dengan segera bila ada gejala tidak normal dalam mesin itu. Dengan sistem ini, tidak ada produk cacat yang dihasilkan.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Related Posts
-
Kerangka pemikiran matang diperlukan untuk menerima konsep-konsep manajemen baru. Konsep apa saja yang sudah diterapkan perusahaan Indonesia...
-
Oleh : Ahmad Darobin Lubis Graduate School for International Development and Cooperation (IDEC) Hiroshima University Prof Nagan...
-
Perusahaan kami telah mengimplementasikan SAP selama 2 Th. Sebenarnya dalam mengimplementasikan sebuah ERP ( baik SAP, BAAN, Symix, Mi...
-
Gokil! Tesla Elon Musk Bakal Bangun Pabrik di Batang Jateng Kabar baik datang dari sektor manufaktur. Salah satu pemain besar mobil listrik ...
-
Alkisah, di tahun 1920-an seorang pemuda yang tidak lulus SMA bernama Ishibashi dari pulau Kyushu di Jepang berbisnis tabi, sejenis al...

No comments:
Post a Comment