Showing posts with label PHK. Show all posts
Showing posts with label PHK. Show all posts

Wednesday, December 6, 2023

Perusahaan di Gresik Rumahkan Karyawan karena UMK Tinggi

UMK Terlalu Tinggi, Salah satu Perusahaan Terbesar di Gresik Ini Mulai Rumahkan Karyawan

- Senin, 4 Desember 2023 | 14:01 WIB

 


Penetapan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Gresik ditanggapi beragam oleh kalangan pelaku usaha. Tidak sedikit pengusaha yang menyampaikan keberatannya, namun juga ada perusahaan yang merespon dengan mengurangi jumlah karyawannya secara bertahap.

Salah satu perusahaan terbesar yang melakukan efisisensi disektor Sumber Daya Manusia (SDM) yakni Wings Grup. Realitas itu diungkapkan oleh salah satu perwakilan perusahaan yang menjadi pengurus Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Gresik, Cristian.

Kepada Radar Gresik, Cristian menuturkan, sepanjang Januari hingga November ini saja perusahaannya telah merumahkan lebih dari 500 karyawan. Hal ini sebagai salah satu upaya yang harus ditempuh agar perusahaan tetap bisa survive dalam menghadapi tantangan usaha.

"Kondisi Wings Grup Manyar memang perusahaan padat karya, namun saat UMK terlalu tinggi bukan tidak mungkin kami akan beralih menjadi perusahaan padat modal," tegas Cristian saat ditemui di Sekretariat Apindo Gresik.

Dicontohkan, proses produksi bawang goreng dari yang sebelumnya dilakukan oleh puluhan karyawan mulai dari pengupasan hingga penggorengan kini telah diganti dengan sistem robotik.

Selain itu, agar lebih efisien pihaknya juga memesan bawang goreng yang telah siap kemas. tentu saja, efisiensi ini telah membuat puluhan karyawan kehilangan kesempatan bekerja.

"Karyawan di bagian bawang goreng ada yang dipindahkan ke bagian lain namun tidak sedikit yang dirumahkan," imbuhnya.

Melihat realitas ini, lanjut Cris, dia berharap agar pemerintah rasional dalam menentukan UMK. Sebab, UMK yang terlalu tinggi akan membuat banyak masyarakat kehilangan pekerjaannya.

Hal yang sama disampaikan Sekretaris Apindo Gresik, Ngadi yang juga konsultan KIA keramik Legundi Driyorejo.

Dia menuturkan, sejak beberapa tahun belakangan perusahaan kliennya terpaksa menghentikan produksi lantaran tidak sanggup bersaing dengan produk keramik impor dari Cina. Menurut Ngadi, jika dibandingkan produksi sendiri harga untuk mengimpor keramik dari Tiongkok justru lebih murah.

"Praktis saja perusahaan klien saya tersebut kini berubah menjadi trader keramik impor. Tinggal diberikan merk dalam negeri saja," tutur Ngadi.

Hal yang tak kalah miris juga disampaikan Ketua Apindo Gresik, Alfan Wahyudin. Salah satu usahanya klinik kecantikan saat ini kewalahan menghadapi gempuran produk Skincare dari Cina karena persaingan harga dan kualitas. Uniknya Skincare Cina tersebut saat masuk ke Indonesia diberikan label perusahaan Kanada.

"Kami tetap berharap pemerintah bisa mendengarkan aspirasi dari pengusaha karena saat dibawah ini kita sedang menghadapi tantangan usaha yang tidak mudah," pungkasnya. (fir/han)


Sumber :
https://radargresik.jawapos.com/ekonomi-bisnis/833435415/umk-terlalu-tinggi-salah-satu-perusahaan-terbesar-di-gresik-ini-mulai-rumahkan-karyawan?page=2

Thursday, June 8, 2023

PHK Industri Tekstil

Sekarat, PHK Industri Tekstil Dapat Mencapai 500.000 Orang

Kamis, 8 Juni 2023 | 08:49 WIB

Suasana di PT Tuntex Garment Indonesia di Cikupa, Tangerang, yang gulung tikar hingga melakukan PHK terhadap 1.163 karyawannya pada 30 Maret 2023.

Pelaku usaha di sektor Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) meminta pemerintah untuk segera mengambil langkah serius dalam menyelamatkan industri tersebut. Anjloknya pesanan ekspor, banjirnya produk impor di dalam negeri, dan meningkatnya pemutusan hubungan kerja (PHK) mengancam kelangsungan industri ini jika tidak ada tindakan yang segera diambil.

Menurut Ketua Umum Asosiasi Serat dan Benang Filament Indonesia (APSyFI), Redma Gita Wirawasta, industri TPT mengalami penurunan kinerja sejak kuartal III-2022 hingga saat ini. Lesunya pesanan ekspor dari pasar utama dan meningkatnya produk impor di dalam negeri semakin memperburuk situasi.

Redma menyampaikan bahwa banyak pabrik TPT yang terpaksa melakukan PHK karena tidak dapat beroperasi. Bahkan, jumlah PHK diperkirakan bisa lebih besar dari laporan resmi, yang mencapai sekitar 10.000 pekerja. Asosiasi memperkirakan bahwa gelombang PHK di industri TPT bisa mencapai 500.000 orang jika tidak ada langkah signifikan yang diambil.

Redma mendorong pemerintah untuk membentuk satuan tugas (Satgas) yang fokus pada penyelamatan industri TPT nasional. Selain itu, pemerintah juga perlu menghentikan impor tekstil selain untuk bahan baku industri yang berorientasi ekspor, serta menindak tegas impor ilegal produk TPT.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Nusantara (KSPN), Ristadi, mengungkapkan bahwa enam pabrik TPT dilaporkan sedang melakukan pemangkasan tenaga kerja dengan merumahkan karyawan. Namun, jumlah pekerja yang di-PHK diperkirakan lebih besar dari data yang dilaporkan karena tidak semua perusahaan melaporkan ke publik mengenai rencana PHK mereka.

Selain itu, ada beberapa perusahaan yang keberatan untuk diungkapkan ke publik terkait rencana mereka untuk merumahkan karyawan karena menyangkut trust perbankan dan pergerakan sahamnya di pasar modal.

“Akhirnya datanya tidak bisa kami buka secara keseluruhan,” ujar dia.

Untuk menghadapi situasi ini, Ristadi meminta pemerintah untuk melakukan sensus di semua perusahaan TPT guna memahami kondisi terkini, termasuk jumlah karyawan yang masih bekerja, dirumahkan, atau di-PHK. Dia juga mendorong pengusaha untuk lebih terbuka dalam berdialog dengan pekerja untuk membangun kepercayaan dan pemahaman tentang kondisi perusahaan yang sulit.

Direktur Industri Tekstil, Kulit, dan Alas Kaki Kementerian Perindustrian, Adhie Rochmanto Pandiangan, menjelaskan bahwa pertumbuhan industri TPT hingga kuartal I-2023 mengalami penurunan 0,07% (C to C) meskipun mengalami peningkatan dari kuartal III-2022. Industri TPT juga menghadapi tekanan pada sektor ekspor dengan penurunan nilai ekspor sebesar 23,1%.

Meski demikian, Adhie menyatakan bahwa kepercayaan terhadap masa depan industri TPT masih tinggi. Nilai investasi dalam industri ini juga mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

Para pelaku usaha dan pemerintah diharapkan dapat bekerja sama dalam mengatasi tantangan yang dihadapi oleh industri TPT untuk menjaga kelangsungan dan pertumbuhan sektor ini.


Sumber :

https://www.beritasatu.com/ekonomi/1049837/sekarat-phk-industri-tekstil-dapat-mencapai-500000-orang/2

Tuesday, May 23, 2023

Sejarah Tupperware

Sejarah Tupperware, Kini Terancam Bangkrut, Saham Anjlok 90 Persen Selama 1 Tahun
Rabu, 12 April 2023 11:07 WIB


Earl Tupper, ahli kimia yang menciptakan produk Tupperware sekaligus pendiri Tupperware pada tahun 1946 di Amerika Serikat. Berikut ini sejarah Tupperware, perusahaan yang terancam bangkrut karena krisis finansial. 


Berikut ini sejarah Tupperware, perusahaan yang terancam bangkrut setelah mengumumkan krisis finansialnya pada Senin (10/4/2023).

Sejarah Tupperware bermula pada 1942, saat Earl Tupper berhasil menemukan plastik yang tahan lama dan aman untuk menyimpan makanan, yang dijuluki Poly-T. Pada 1946, ia mendirikan perusahaan Tupperware.

Tupperware menjadi topik menarik di majalah TIME karena dapat menahan hampir semua hal. Awalnya, produk Tupperware tidak laku di toko, seperti diceritakan di laman Tupperware. Beberapa sales yang menjual Stanley Home Products mulai melirik produk Tupperware dan memamerkan barang tersebut kepada ibu rumah tangga di Amerika di sebuah pesta 'Nyonya rumah' pada akhir 1940-an.

Seorang wanita yang mulai menjual Tupperware secara mandiri adalah Brownie Wise. Brownie Wise adalah ibu rumah tangga dari Detroit, yang menjadi tuan rumah pesta. Brownie Wise menawarkan Tupperware sebagai produk yang dapat menggantikan topi mandi untuk menutup makanan.

Pada 1950, Brownie Wise mendemonstrasikan Tupperware yang anti bocor, dengan tutup pengunci yang tidak bocor meski wadah dibalikkan. Beberapa ibu rumah tangga kemudian membeli Tupperware yang dijual oleh Brownie Wise.

Tahun 1951, Brownie Wise mulai menjual Tupperware dengan mendatangi konsumen di Pesta Rumah, seperti dikutip dari How Stuff Works. Mengingat langkanya pekerja wanita di tingkat korporat saat itu, Tupper menunjuk Brownie Wise sebagai general manager di divisi penjualan Tupperware.

Pada 1954, Brownie Wise mengubah Tupperware menjadi merek yang menarik bagi generasi wanita kelas menengah pascaperang. Sekitar 20 juta orang Amerika di kota mulai bermigrasi ke desa dan memulai hidup sebagai ibu rumah tangga.

Brownie Wise mengakui, para ibu rumah tangga itu lebih dari sekadar pembeli karena mereka juga berperan sebagai tenaga penjualan melalui Pesta Rumah. Sayangnya, pada 1958 hubungan Earl Tupper dan Brownie Wise memburuk.

Earl Tupper menolak penekanan produk Tupperware pada feminitas, meski sebagian besar produk Tupperware ditujukan untuk ibu rumah tangga. Earl Tupper juga menolak gaya manajemen Brownie Wise.

Ia dan dewan Tupperware yang semuanya laki-laki, memecat Brownie Wise. Di tahun yang sama, Earl Tupper memutus hubungan dengan perusahaan Tupperware dan menjualnya ke perusahaan Rexall Drug seharga 16 juta dolar, dan menjualnya ke Kosta Rika.

Tupperware yang sukses di Amerika Serikat, telah menghasilkan keuntungan setengah miliar dolar pada 1976.


Penurunan Penjualan

Pada 1980, Dart Industries dan Kraft Inc. bergabung dengan Tupperware, untuk ekspansi penjualan ke luar negeri. Namun, Tupperware mengalami penurunan penjualan hingga 15 persen dari pendapatannya, setelah muncul banyak kompetitor.

Penjualan terus menurun, turun 6 persen pada 1984 yaitu dari 827 juta dolar menjadi 777 juta dolar, dikutip dari TupperwareBrand. Bahkan, pendapatannya anjlok 27 persen, menjadi 139 juta dolar.

Pada 1985, penjualan Tupperware turun lagi menjadi 762 juta dolar dan pendapatan turun menjadi 96 juta dolar. Tupperware kemudian membawa tim manajemen yang baru pada 1985.


Kepemimpinan yang Baru

K. Douglas Martin mengambil alih sebagai Presiden Tupperware USA, dan Dart dan Kraft menunjuk William L. Jackson bergabung dengan kepemimpinan Tupperware. William L. Jackson kemudian melakukan inovasi produk baru melalui iklan, selain mengatasi masalah internal dan pekerja.

Produk-produk baru berhasil membantu meningkatkan penjualan pada 1980-an. Penjualan Tupperware di luar negeri menyumbang lebih dari separuh pendapatan perusahaan pada 1992, meski penjualan di Amerika merosot.

Pada 1996, Tupperware membuka hampir 100 situs web untuk penjualan secara online. Namun, Tupperware kemudian menutup sebagian besar situs hingga menyisakan enam situs, karena metode penjualan online dianggap kurang sesuai perusahaan.


Krisis dan Inovasi

Pada 1997, krisis di Asia Timur Jauh memengaruhi penjualan Tupperware. Laba turun dari $1,37 miliar pada 1996 menjadi $1,23 miliar pada tahun 1997. Pendapatan anjlok 53 persen, dari $175 juta pada 1996 menjadi $82 juta pada tahun 1997.

Tupperware berharap perluasannya ke India, Rusia, dan China pada 1997 akan mengimbangi kerugian penjualan. Tahun 1998, pendapatan menurun menjadi $1,1 miliar, penurunan sebesar 21 persen. Untuk mengatasi penurunan di Amerika Serikat dan internasional, Tupperware memperkenalkan produk baru seperti produk anak-anak dan peralatan dapur kecil.

Selain itu, konsumen juga dapat membeli perlengkapan seperti celemek, sisipan undangan, kaset pelatihan video, dan audio. Tahun 2000-an, Tupperware mengalami persaingan yang ketat dengan produk serupa yang lebih murah seperti GladWare dan Ziploc.

Pada 2003-2005, Tupperware melakukan PHK pada karyawannya. Tupperware kemudian kembali berinovasi dengan mengeluarkan produk milenial. Mereka mulai mengeluarkan produk-produk kecantikan untuk mengimbangi pendapatan yang menurun.



Sumber :
https://www.tribunnews.com/bisnis/2023/04/12/sejarah-tupperware-kini-terancam-bangkrut-saham-anjlok-90-persen-selama-1-tahun?page=all.

Saturday, May 20, 2023

Toko Buku PHK 350 Karyawan

Ini Sosok Pendiri Toko Buku Gunung Agung yang PHK 350 Karyawan

Jumat, 19 Mei 2023 15:20 WIB

PT GA Tiga Belas atau yang dikenal dengan nama Toko Buku Gunung Agung dikabarkan telah melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal sejak 2020 hingga 2023 ini. Kabarnya perusahaan retail toko buku tersebut telah memberhentikan sekitar 350 karyawannya.

Informasi PKH massal ini diterima detikcom dari Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia (ASPEK) Indonesia yang merupakan induk organisasi dari Serikat Pekerja PT GA Tiga Belas (SP Gunung Agung).

Presiden ASPEK Indonesia Mirah Sumirat mengungkapkan PHK sepihak dan massal yang dilakukan oleh manajemen Toko Buku Gunung Agung tidak memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, baik secara proses maupun terkait dengan hak-hak normatif yang wajib dibayarkan oleh perusahaan.

Terlepas dari kasus tersebut, diketahui bahwa Gunung Agung merupakan salah satu perintis toko buku dan alat tulis di Indonesia. Jaringan toko buku yang satu ini diketahui sudah berdiri sejak 1953 silam.

Melansir dari situs resmi perusahaan, pada awalnya jaringan toko buku ini merupakan sebuah kios buku, majalah, dan koran dengan nama kemitraan Thay San Kongsie yang terletak di Jakarta Pusat. kios itu sendiri pertama kali didirikan oleh Tjio Wie Tay alias Haji Masagung (1927-1990).

Seiring perkembangan bisnis yang semakin besar dan kompleks di masa-masa pasca kemerdekaan RI ini, Haji Masagung kemudian mendirikan perusahaan baru yang menerbitkan dan mengimpor buku, bernama Firma Gunung Agung. Perusahaan itu kemudian terus berkembang dengan dukungan para penyair, penulis, cendekiawan, dan para jurnalis.

Tidak berpuas diri, berbekal keinginan untuk meningkatkan literasi masyarakat Indonesia, Haji Masagung kemudian menyelenggarakan pameran buku pertama di Indonesia pada tahun 1954 yang mendapat sambutan hangat dari masyarakat.

Pada tahun-tahun berikutnya, Haji Masagung terus mengembangkan perusahaan hingga menjadi salah satu jaringan toko buku terbesar di Tanah Air seperti saat ini.

Memasuki milenium baru, perusahaan memperluas lini produknya dengan alat tulis, kebutuhan sekolah, barang mewah, barang olahraga, alat musik, otomatisasi/peralatan kantor, dan produk teknologi tinggi.

Saat ini, perusahaan sendiri telah mengoperasikan empat belas toko di sepuluh kota besar di pulau Jawa dengan area penjualan gabungan lebih dari 28.000 meter persegi.


Sumber :

https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-6728245/ini-sosok-pendiri-toko-buku-gunung-agung-yang-phk-350-karyawan.

Friday, May 19, 2023

Pabrik Sepatu PHK 1.400 Karyawan

Bos Pabrik Sepatu Adidas Cs Blak-blakan PHK 1.400 Karyawan

19 May 2023 06:40

Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) yang terjadi di industri alas kaki dan tekstil masih berlanjut. Belum lama ini, kabar PHK massal datang dari produsen sepatu Adidas yakni PT Panarub Industry di Tangerang, Banten. Sebanyak 1.400 karyawan dikabarkan terkena PHK.

Kabar PHK tersebut dikonfirmasi oleh Direktur Utama PT Panarub Industry Budiarto Tjandra. Dia mengatakan, kondisi yang terjadi saat ini disebabkan oleh situasi global yang masih kurang baik, sehingga menyebabkan permintaan terhadap alas kaki buatan Indonesia menjadi berkurang.

"Jadi kalau untuk situasi global saat ini masih kurang baik, kurang bagus untuk industri alas kaki. Karena kan industri alas kaki kita itu mayoritas ekspor ke Amerika Serikat (AS) dan Eropa. Jadi kita tahu kondisi ekonomi di AS dan Eropa juga belum pulih. Jadi terdampak dari sana," ungkap Budiarto kepada CNBC Indonesia.

Dia menerangkan, mayoritas industri alas kaki di Indonesia bersifat menerima pesanan dari pembeli. Sementara, inventaris di negara tujuan ekspor masih memiliki persediaan atau stok yang banyak, sehingga permintaan menjadi berkurang.

"Kebanyakan industri alas kaki di Indonesia ini kan sifatnya menerima pesanan dari buyer. Nah buyer itu kan masih banyak inventory di negara tujuan ekspor kita, sehingga mereka mengurangi ordernya. Karena masih banyak inventory di sana, jadi ordernya gak terlalu banyak. Akibatnya, demand atau permintaan kepada pabrik-pabrik yang di Indonesia ini berkurang," jelasnya.

Dengan demikian, hal itu yang menyebabkan terjadinya PHK massal di PT Panarub belum lama ini. Perusahaan harus mengatur antara pemasukan dan pengeluaran agar tetap bisa bertahan.

"Ya otomatis, dari perusahaan kan untuk survive (bertahan) dia harus membalance (menyeimbangkan) antara pemasukan dan pengeluaran," tukasnya.

Ribuan pegawai yang terkena PHK di satu sisi membuat cashflow perusahaan bisa menjadi lebih stabil.

"Total 1.400 karyawan, ini lebih dari 10% karyawan," kata Budiarto.

Banyaknya pegawai yang terkena PHK membuat kekhawatiran perusahaan tidak membayarkan pesangon. Namun Budiarto mengklaim bahwa PHK tetap berjalan sesuai ketentuan. Meski demikian, Ia tidak bisa menggaransi bahwa PHK ini bukan kali terakhir.

"Belum ada rencana (lakukan PHK lagi), cuman situasi global kan kita tidak tahu juga, apakah ada perubahan lebih baik ataukah lebih buruk. Situasi order itu sendiri tergantung pada ekonomi global juga," pungkasnya.


Sumber :

https://www.cnbcindonesia.com/news/20230518222708-4-438537/bos-pabrik-sepatu-adidas-cs-blak-blakan-phk-1400-karyawan?

Monday, May 8, 2023

Startup Buah dan Sayur yang Bangkrut

Deretan Startup Buah dan Sayur RI yang PHK Hingga Bangkrut

Satu lagi startup buah dan sayur (e-grocery) Tanah Air yang gulung tikar. Tumbasin, mengumumkan tutup permanen melalui akun LinkedIn personal sang CEO dan Co-Founder, Bayu Saubig.

Tutupnya Tumbasin menambah daftar panjang startup buah dan sayur di RI yang terpaksa harus berhenti beroperasi. Siapa saja? Berikut selengkapnya.


1. Tumbasin

Setelah 6 tahun berdiri, Tumbasin akhirnya harus menutup layanan mereka. CEO dan Co-Founder, Bayu Saubig, melalui akun LinkedIn personalnya mengatakan bahwa perusahaan mengalami kebangkrutan.

"Dengan berat hati, kami harus mengumumkan bahwa perusahaan kami mengalami kebangkrutan," kata dia, dikutip CNBC Indonesia, Senin (8/5/2023).

Bayu menjelaskan Tumbasin sudah lama mengalami kesulitan keuangan. Startup asal Semarang ini akhirnya harus gulung tikar setelah berdiri sejak Maret 2017 silam.

Tumbasin adalah salah satu produk gerakan '1000 Startup Digital' yang dibuat Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Startup ini fokus untuk membantu ekosistem pasar tradisional, dengan menghubungkannya dengan audiens luas melalui internet.


2. Bananas

Nasib buruk dialami Bananas, yang hanya bisa bertahan 10 bulan sebelum ditutup Oktober 2022 lalu. Pengumuman penutupan kala itu dilakukan lewat unggahan Story pada akun Instagram resminya.

Bananas mengungkapkan, selama 10 bulan beroperasi perusahaan telah berkembang dengan cepat. Namun pada akhirnya terpaksa harus menutup layanan tersebut.

"Kami telah beroperasi sejak Januari 2022, membangun brand bersama dengan grup yang cerdas dan brilian yang selalu berupaya 100% memberikan layanan dan pengalaman berkualitas tinggi bagi pelanggan kami. Kami telah berkembang dengan mantap dan cepat dari bulan ke bulan selama 10 bulan terakhir," tulis Bananas.


3. Stoqo

Startup yang menjual sembako secara online untuk bisnis kuliner itu berhenti beroperasi pada 22 April 2020.

Satu hari sebelum penutupan, manajemen mengumpulkan karyawan yang mengabarkan penghentian operasional perusahaan. Stoqo juga mengumumkan penghentian layanan pada website resminya.

Startup itu memasok bahan makanan segar seperti cabai, telur dan ampas kopi ke gerai makanan atau restoran. Pada akhirnya, pandemi Covid-19 membatasi ruang usaha dan melemahkan bisnis Stoqo.

Stoqo dilaporkan memiliki 250 karyawan sejak pertama kali didirikan. Sejumlah investor juga telah menggelontorkan dana bagi perusahaan termasuk Alpha JWC Ventures, Mitra Accel, Insignia Ventures Partners dan Monk's Hill Ventures.


4. Brambang

Layanan Brambang yang sebelumnya bergerak di sektor groceries disebutkan akan beralih ke marketplace HP dan elektronik. Perusahaan juga tak menyinggung alasan penutupan layanan tersebut.

"Halo pelanggan setia Brambang.com. Terima kasih atas kepercayaan Anda selama ini, kami informasikan bahwa layanan groceries Brambang akan berhenti pada Jumat, 27 Mei pkl 19.00 WIB," tulis akun Brambang.com. "Jangan khawatir, kami akan terus melayani Anda melalui bisnis layanan kami @brambangelektronik


5. TaniHub

TaniHub juga telah menghentikan operasonal dua gudang yakni Bandung dan Bali pada Februari tahun lalu. Saat itu, Senior Corporate Communication Manager TaniHub Group, Bhisma Adinaya menjelaskan langkah tersebut diambil untuk perusahaan bisa mempertajam fokus dan meningkatkan pertumbuhan lewat B2B seperti horeka, ritel modern, grosir UMKM dan mitra strategis.

"Nantinya, serapan hasil panen petani pun juga akan makin besar dan tentunya akan turut memperkuat sisi hulu kami," ujar Bhisma dalam keterangan yang diterima CNBC Indonesia. "Dengan demikian kami menghentikan juga seluruh kegiatan yang berkaitan dengan B2C [melayani rumah tangga]".

TaniHub juga diketahui melakukan PHK karyawan, penyebabnya karena penutupan operasional gudang tersebut. Namun mereka tak menyebut jumlah pegawai yang dipecat tersebut.


6. Sayurbox

Tahun ini Sayurbox kembali melakukan PHK karyawan. Pada PHK kali ini, Sayurbox tak menyebutkan jumlah karyawan yang terdampak. Pihak perusahaan menjanjikan akan melakukan bantuan pada mereka yang terdampak keputusan, termasuk paket kompensasi sesuai peraturan yang berlaku.

Selain itu juga akan menyediakan sejumlah program, takni menyediakan akses pada platform pencarian pekerjaan dari perusahaan dengan lowongan.

PHK kali ini merupakan kedua kalinya, setelah Desember lalu melakukan hal serupa pada 5% karyawannya. Saat itu, Amanda menjelaskan PHK dilakukan untuk Sayurbox bisa jadi perusahaan yang mandiri secara finansial dan bertumbuh jangka panjang saat ada tantangan ekonomi makro global.

"Keputusan sulit ini tidak dapat dihindari supaya perusahaan lebih agile dan mampu menjaga tingkat pertumbuhan sehingga terus memberikan dampak positif bagi para konsumen, mitra pengemudi serta ribuan petani dan produsen lokal yang bekerjasama dengan kami dan supaya bisnis bisa sustainable dalam jangka panjang," jelasnya.


Sumber :

https://www.cnbcindonesia.com/tech/20230508105718-37-435361/deretan-startup-buah-dan-sayur-ri-yang-phk-hingga-bangkrut?page=all

TaniFund di Ujung Tanduk

TaniFund di Ujung Tanduk, OJK Kasih Syarat Jika Mau Selamat

08 May 2023 08:15

Tingkat kredit macet di TaniFund, perusahaan fintech bagian dari TaniHub, sangat tinggi. Otoritas Jasa Keuangan menyatakan TaniFund kini ada dalam pengawasan khusus.

Direktur Pengawasan Fintech OJK, Tris Yulianta mengungkapkan informasi soal permasalahan kredit macet di Tanifund yang menurutnya sangat kompleks. Permasalahan tidak hanya dalam hal manajemen, tetapi ada permasalahan terkait peminjam.

"Tapi ada dampak borrower nya sendiri yang pada saat memperoleh pinjaman, karena dia di sektor pertanian bisa jadi tingkat keberhasilan panennya tidak sesuai ekspektasi," ujarnya. "Jadi tidak bisa dikatakan ini hanya borrower nya, ini hanya manajemennya, tapi ini impact dari 2 hal, ya borrowernya tidak sesuai ekspektasi tingkat panennya, manajemen risiko juga kurang bagus."

Hingga saat ini website tanifund.com masih tidak bisa diakses. Kejadian ini berlangsung mulai pertengahan bulan lalu, setelah anak perusahaan Tanihub Grup itu digugat di KPPU dan mendapat sanksi dari OJK.

Saat membukanya, hanya ada tulisan pemberitahuan jika sistem sedang dalam pemeliharaan.

Sejak beberapa waktu lalu, Tanifund diketahui mencatatkan tingkat kredit macet yang tinggi. Pada Maret 2023, catatan CNBC Indonesia, TKB90 TaniFund hanya 36,07%.

TaniFundharus menyerahkan rencana aksi (action plan) ke OJK dengan batas waktu pertengahan 2023. Jika tenggat tidak bisa dipenuhi, izin pinjolTanifundakan dicabut.

"Kalau tidak bisa memenuhi action plan itu akhirnya ya cabut izin usaha," kata Tris saat Halalbihalal AFPI, di kawasan Senayan, Jumat (5/5/2023).

Terkait dengan action plan yang dimaksud adalah menyelesaikan semua kewajiban kredit macet. Dan proses ini masih dalam pengawasan OJK. Mereka mengatakan secara rutin berkomunikasi dengan pihak Tanifund paling tidak 2 minggu sekali untuk menanyakan bagaimana progresnya.

Sampai saat ini, progres yang sudah dilakukan Tanifund adalah melakukan penagihan, tetapi disebut prosesnya belum signifikan.

"Jadi kredit macet lender yang kemarin ramai sudah sebagian berhasil ditarik. Tapi ya signifikannya belum," ungkap Tris.


Sumber :

https://www.cnbcindonesia.com/tech/20230508073541-37-435269/tanifund-di-ujung-tanduk-ojk-kasih-syarat-jika-mau-selamat

Tuesday, May 2, 2023

Sayurbox PHK Massal Karyawan

Sayurbox PHK Massal Karyawan Jelang Lebaran

14 April 2023 13:50

Jelang Lebaran, Sayurbox, startup yang bergerak di bidang e-grocery, kembali melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK). Namun tidak disebutkan berapa jumlah karyawan yang terdampak pada PHK kali ini.

CEO & Co-Founder Sayurbox, Amanda Susanti, menjelaskan meskipun perusahaan tumbuh kuat di segmen B2B (Business to Business), namun pasar segmen B2C (Business to Consumers) tidak tumbuh seperti yang diperkirakan selama pandemi.

Untuk itu Sayurbox telah menggabungkan beberapa gudang B2C, mengkonsolidasikan layanan pengiriman instan menjadi pengiriman pada hari yang sama (same day) demi meningkatkan efisiensi operasional.

Perusahaan melakukan tim restrukturisasi ke channel penjualan lainnya di dalam organisasi. Namun langkah ini membuat Sayurbox terpaksa harus melepas beberapa anggota di tim B2C. Manajemen menyadari kontribusi dan dedikasi yang signifikan dari para anggota tim dan mengucapkan terima kasih yang tulus atas kerja keras mereka.

"Keputusan ini tidak diambil dengan mudah, tetapi diperlukan untuk memastikan keberlanjutan jangka panjang perusahaan," kata Amanda dalam keterangan tertulis, Jumat (14/4/2023).

Perusahaan berjanji akan memberikan bantuan yang diperlukan kepada pihak-pihak yang terkena dampak dari keputusan ini, termasuk paket kompensasi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pihak manajemen juga akan menyediakan sejumlah program yaitu dengan menyediakan akses ke platform pencarian pekerjaan dari perusahaan-perusahaan yang memiliki lowongan.

Sementara bisnis dan layanan B2B dan B2C masih berjalan seperti biasa dan akan terus melayani pelanggan setianya baik untuk layanan next day dan same day untuk wilayah Jabodetabek dan Surabaya.

Sayurbox diketahui telah menutup beberapa gudangnya, termasuk di Karawaci dan Cibubur. PHK yang diumumkan jelang Lebaran ini melanjutkan kebijakan efisiensi perusahaan yang berimbas ke PHK 5% dari pegawai pada Desember lalu.


Sumber :

https://www.cnbcindonesia.com/tech/20230414134641-37-429990/sayurbox-phk-massal-karyawan-jelang-lebaran

Tuesday, April 11, 2023

Ratusan Pabrik di Sidoarjo Terancam Pailit, Ribuan Karyawan PHK

Ratusan Pabrik di Sidoarjo Terancam Pailit, Ribuan Karyawan PHK

Senin, 09 Januari 2023 17:37 WIB

Ratusan pabrik atau perusahaan yang ada di Sidoarjo dikabarkan bangkrut akibat lemahnya perekonomian global. Hal tersebut disampaikan Ahmad Fauzi, Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Jawa Timur.

Ia menyebutkan, ada beberapa hal yang menyebabkan ratusan perusahaan di Sidoarjo bangkrut. Di antaranya karena lemahnya ekonomi global akibat perang dunia. 

"Akibat perang, Amerika tidak menerima impor" ucap Fauzi, saat dikonfirmasi Ngopibareng.id pada Senin, 9 September 2023.

Kondisi tersebut sangat berdampak terhadap perekonomian di Indonesia, termasuk Sidoarjo. Banyak perusahaan mengalami kerugian atau bahkan gulung tikar terutama perusahaan yang bergerak di bidang ekspor.

"Paling berdampak adalah perusahaan yang bergerak di bidang ekspor seperti garmen, sepatu, atau lainnya," imbuhnya.

Bangkrutnya ratusan perusahaan di Sidoarjo juga dipicu oleh beberapa hal. Seperti mahalnya biaya produksi yang tak sebanding dengan keuntungan perusahaan, sehingga perusahaan tidak mampu bersaing membayar upah yang terlalu tinggi. 

"Saat ini, kondisi pasar juga sedang lesu khususnya ekspor," ucap Fauzi.

Berdasarkan data dari Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Sidoarjo, ada 208 perusahaan yang mengalami pailit. Akibatnya sebanyak 1363 karyawan terdampak mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK). Jumlah tersebut merupakan karyawan yang sudah resmi terlapor di Disnaker Sidoarjo.

Fauzi mengatakan pihaknya akan tetap memperjuangkan hak dan kewajiban para buruh sesuai dengan kesepakatan perusahaan. "Hak dan kewajiban buruh tetap diperjuangkan agar sama-sama jalan. Buruh tidak menjerit dan pengusaha tidak keberatan," tutupnya.


Sumber :

https://www.ngopibareng.id/read/ratusan-pabrik-di-sidoarjo-terancam-pailit-ribuan-karyawan-phk

Pabrik Pakaian Puma Tutup

Pabrik Pakaian Puma Tutup & PHK Massal, Ini Respons Airlangga

Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di pabrik tekstil dan produk tekstil masih terus terjadi. Kini dikabarkan salah satu pabrik garmen terbesar di wilayah Tangerang dikabarkan bangkrut dan membabat hampir .200 orang karyawannya.

Terkait hal itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengaku masih belum mengetahui. Namun pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan kementerian terkait.

"Nanti kita cek dan koordinasikan dengan Perindustrian (Kementerian Perindustrian)," kata Airlangga, Selasa (2/4/2023).

Untuk diketahui industri TPT memang sejak tahun sudah mengalami guncangan imbas penurunan permintaan ekspor. Setidaknya PHK yang terjadi pada industri ini menurut data asosiasi Pertekstilan sudah mencapai 60.000 karyawan dari total 3,5 juta pekerja.

Kini kabar terbaru pabrik PT Tuntex Garment yang berlokasi di Cikupa, Kabupaten Tangerang memutuskan menutup pabrik secara permanen karena sudah tidak lagi produksi per 31 Maret 2023. Sehingga setidaknya seluruh karyawannya 1.200 karyawan.

Kabid Hubungan Industrial Disnaker Kabupaten Tangerang Desyanti juga sudah membenarkan kabar ini. Menurutnya pabrik produk Puma itu tutup lantaran mengalami penurunan permintaan ekspor.

"Penyebabnya akibat order menurun sejak 3 tahun akibat Covid - 19 dikarenakan market penjualannya produk Puma hasil produksi Tuntex sebagian besar marketnya Eropa, dan Amerika dan saat ini sedang krisis akibat inflasi yang menyebabkan produksi Tuntex terus menurun sejak 3 tahun," katanya.


Sumber :

https://www.cnbcindonesia.com/news/20230404125736-4-427201/pabrik-pakaian-puma-tutup-phk-massal-ini-respons-airlangga

Monday, April 10, 2023

Ada Apa dengan Industri Tekstil RI?

Banyak Pabrik Tutup & PHK Buruh, Ada Apa Industri Tekstil RI?

Fenomena banyak pabrik tutup dan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawannya kembali marak terjadi, ada apa dengan industri tekstil Indonesia belakangan ini?

Kasus terakhir terjadi pada sebuah pabrik tekstil yang berlokasi di Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten melakukan PHK terhadap 1.163 pekerjanya. Diketahui perusahaan tersebut adalah PT Tuntex Garment yang banyak memproduksi untuk baju kenamaan dunia seperti Puma dan Nike.

Ironisnya, ternyata penutupan pabrik di Cikupa oleh Tuntex Garment ini bukanlah satu-satunya dan bukan yang pertama. Menurut Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API), sepanjang tahun 2022 sampai bulan November, tercatat ada 87.000 orang buruh di sektor tekstil nasional, hulu sampai hilir, yang terkena PHK.

Wakil Ketua Bidang Ketenagakerjaan dan Pengembangan SDM BPP API Nurdin Setiawan mengatakan, jika secara global industri tekstil dan produk tekstil (TPT) terjadi karena dampak dari pandemi tahun 2020-2021, terutama di pasar-pasar ekspor, karena TPT itu 30% nya orientasi ekspor, dan 70% domestik.

"Ketika pandemi ini, yang terdampak dua-duanya, baik secara ekspor maupun secara domestik. Lalu tahun 2022 sesungguhnya adalah tahun harapan, bahwa TPT akan kembali bangkit pasca- pandemi 2 tahun terakhir," kata Nurdin kepada CNBC Indonesia, Kamis (6/4/2023).

Di kuartal I-2022, kata dia, industri TPT RI masih memiliki satu harapan dan optimisme, tetapi pada saat memasuki kuartal II-2022 itu terjadi perlambatan ekonomi global yang disebabkan oleh 3 faktor utama.

Warga melintas di depan pabrik PT Tuntex, Kab Tangerang, Selasa, 5/4. PT Tuntex Garment Indonesia, pabrik garmen terbesar di Kabupaten Tangerang, bangkrut setelah mengalami penurunan omzet ekspor secara drastis. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Pertama, terjadinya resesi ekonomi global di negara-negara tujuan ekspor TPT Indonesia. Kedua, masih adanya masalah geopolitik, perang Rusia-Ukraina ini tetap berdampak kepada industri TPT dalam negeri, karena 2 negara ini juga termasuk negara yang cukup berpengaruh dalam ekonomi secara global. Dan yang ketiga, stagflasi.

"Stagflasi terjadi karena kenaikan bahan baku TPT yang tidak diimbangi dengan kenaikan produk garmen atau tekstilnya, nah ini yang mengakibatkan terjadinya penurunan order. Karena di negara-negara tujuan ekspor tersebut, konsumen itu lebih prioritas memilih pangan terlebih dahulu saat resesi, ketimbang mereka untuk membeli sandang sehingga para pembeli memilih untuk mengurangi ordernya ke TPT di Indonesia," terang Nurdin.

Akibatnya, lanjut dia, ketika order turun maka utilitas juga akan turun. Jadi, sepanjang Tahun 2022 penurunan order untuk perusahaan ekspor rata-rata sekitar 30-50%.

"Nah, kalau katakanlah lebih kecilnya adalah 30%, berarti ada 30% utilitas yang tidak beroperasi di perusahaan, sementara labour cost tetap harus dibayar, sementara karyawannya tidak produktif dan tidak ada output. Ini juga berimbas terhadap terjadinya PHK sepanjang 2022," ujarnya.

Sepanjang situasi dan kondisinya ini masih belum menentu, tetapi industri TPT menyebut bahwa pihaknya juga masih memiliki harapan dan optimis di tahun 2023.

Tetapi kenyataannya, di kuartal I-2023 ternyata masih belum membaik, secara total ekspor juga di Januari ini jika dibandingkan yoy dengan tahun 2022, masih -4% atau turun 4%. Artinya, masih belum bagus. Begitu juga di bulan Februari, secara yoy itu turun 5%.


Sumber :

https://www.cnbcindonesia.com/news/20230406090754-4-427775/banyak-pabrik-tutup-phk-buruh-ada-apa-industri-tekstil-ri

Thursday, April 6, 2023

Shox Rumahan Dikabarkan Tutup

Baru 10 Bulan Dapat Rp 75 Miliar, Startup RI Dikabarkan Tutup

Shox Rumahan, startup bergerak di bidang social commerce, dilaporkan tutup dan melakukan PHK pada seluruh karyawannya. Ini terjadi hanya berselang 10 bulan setelah mengumumkan pendanaan. Laporan ini berasal dari Tech in Asia dan Dealstreet Asia mengutip surat dan email internal. Menurut laporan, Shox telah berhenti beroperasi 25 Februari 2023.

Pada salah satu dokumen, Co-founder dan Chief Commercial Officer Shox, Maria Octavyani Manao menyebutkan alasan penutupan karena adanya kerugian finansial.

Dalam unggahan di Twitter, seorang mantan pegawai perusahaan mengatakan jika menurut pemimpin perusahaan startup telah mengeluarkan biaya dua kali lipat. Dengan begitu tidak bisa bertahan lama tanpa kuncuran pendanaan tambahan investor.

Shox Rumahan didirikan 2019 oleh Manao dan Sonat Yalcinkaya, nama terakhir menjabat sebagai CEO perusahaan. Startup menyediakan skema beli produk elektronik, peralatan rumah dan peralatana rumah yangga dengan murah.

Shox juga baru saja mengumumkan pendanaan US$5 juta (Rp 74,88 miliar). Pendanaan ini berasal AC Ventures, Teja Ventures, Ephesus United, SGInnovate, dan Partech. Tech in Asia melaporkan startup sejauh ini telah mengumpulkan dana US$8 juta selama empat ronde pendanaan.

Perusahaan dilaporkan memiliki 100 pegawai, ungkap laman LinkedIn resminya. Shox juga menyebut berfokus pada konsumen di luar kota besar. Shox punya misi yang mulia. Yakni melakukan demokrasi e-commerce pada 200 juta Indonesia yang belum tersentuh layanan perbankan.


Sumber :

https://www.cnbcindonesia.com/tech/20230404084348-37-427087/baru-10-bulan-dapat-rp-75-miliar-startup-ri-dikabarkan-tutup

Wednesday, April 5, 2023

Pabrik Garmen Tutup, PHK 1.163 Buruh

Tragis! Mau Lebaran, Pabrik Garmen Tutup, PHK 1.163 Buruh

04 April 2023 11:38

Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) masih saja terjadi. Perihnya, PHK ini terjadi jelang Lebaran yang ada di depan mata.

Terbaru, sebanyak 1.163 karyawan dari pabrik tekstil terkena PHK dari tempat kerjanya, PT Tuntex Garment yang berlokasi di Cikupa, Kabupaten Tangerang. Perusahaan memutuskan untuk menutup pabriknya secara permanen karena sudah tidak ada lagi produksi.

"Iya betul, PT. Tuntex Garment tutup, tutup berhenti produksi tanggal 31 Maret 2023," kata Kabid Hubungan Industrial Disnaker Kabupaten Tangerang Desyanti kepada CNBC Indonesia, Selasa (4/4/2023).

Akibat dari keputusan perusahaan ini, ribuan pegawai harus menganggur. Namun, perusahaan tidak bisa berbuat banyak karena situasinya juga tengah sulit. Pabrik ini mengalami penurunan permintaan dari ekspor. Alhasil, pekerja pun tidak banyak bekerja belakangan ini

"Penyebabnya Akibat Order menurun sejak 3 tahun akibat covid-19 dikarenakan market penjualannya produk Puma hasil produksi Tuntex sebagian besar marketnya Eropa, dan Amerika dan saat ini sedang krisis akibat inflasi yang menyebabkan produksi tuntex terud menurun sejak 3 tahun," kata Desiyanti.

Ini bukan kali pertama industrial tekstil goyang akibat resesi. Sejak tahun lalu, para pekerja sudah banyak yang terkena dampaknya. Pemangkasan pekerja di pabrik tekstil dan produk tekstil bisa mencapai 500 ribu orang. Mulai dari karyawan dirumahkan, dipangkas jam kerja, kontrak tak diperpanjang, hingga pemutusan hubungan kerja (PHK).


Sumber :

https://www.cnbcindonesia.com/news/20230404113225-4-427166/tragis-mau-lebaran-pabrik-garmen-tutup-phk-1163-buruh

Wednesday, March 29, 2023

PHK 7.000 Karyawan Disney

Gelombang PHK 7.000 Karyawan Disney Akan Dimulai Pekan Ini

Rabu, 29 Maret 2023

Raksasa hiburan Amerika Serikat (AS) Walt Disney Company akan memulai gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap lebih dari 7.000 karyawannya pada pekan ini. Pada Senin (27/3/2023) pagi waktu setempat, Bob Iger CEO Disney mengonfirmasi dalam sebuah memo untuk pegawainya bahwa PHK akan dilakukan dalam tiga tahap.

Setelah tahap pertama yang akan diumumkan pada pekan ini, PHK tahap berikutnya dengan angka yang lebih besar akan diterapkan pada April, dan tahap terakhir akan dilakukan sebelum awal musim panas untuk mencapai target 7.000 karyawan yang ditetapkan perusahaan itu, papar laporan tersebut.

Iger menuturkan bahwa Disney mengambil keputusan sulit untuk memangkas jumlah keseluruhan karyawannya sebagai “bagian dari pembenahan strategis perusahaan, termasuk langkah-langkah penghematan biaya penting yang dibutuhkan guna menciptakan pendekatan yang lebih efektif, terkoordinasi, dan efisien bagi bisnis kami.”

Pada 8 Februari lalu, Disney mengumumkan akan mem-PHK 7.000 dari keseluruhan karyawan globalnya. Angka PHK tersebut mewakili sekitar 3,2 persen dari total 220.000 karyawannya di seluruh dunia.

Disney menargetkan penghematan biaya sebesar 5,5 miliar dolar AS (1 dolar AS = Rp15.174), termasuk penghematan konten sebesar 3 miliar dolar AS, ungkap perusahaan itu. Disney menjadi perusahaan besar AS terbaru yang mengumumkan PHK massal dalam beberapa bulan terakhir.

Menurut laporan Variety yang dilansir Antara, PHK massal ini mencerminkan dalamnya transformasi yang dihadapi oleh Disney dan perusahaan-perusahaan media lainnya di tengah transisi sulit dari TV analog dan film tradisional menuju era streaming on-demand.


Sumber :
https://www.suarasurabaya.net/kelanakota/2023/gelombang-phk-7-000-karyawan-disney-akan-dimulai-pekan-ini/

Monday, March 13, 2023

Phillips PHK 6.000 Karyawan

Phillips Bakal PHK 6.000 Karyawan Imbas Rugi Rp26,1 T

Selasa, 31 Jan 2023 11:00 WIB

Philips bakal mem-PHK 6.000 karyawannya di seluruh dunia usai merugi 1.605 miliar euro atau setara Rp26,1 triliun pada tahun lalu.  Perusahaan asal Belanda, Philips, bakal memutus hubungan kerja (PHK) terhadap 6.000 karyawannya di seluruh dunia usai merugi 1.605 miliar euro atau setara Rp26,1 triliun pada tahun lalu.

Separuh dari PHK akan dilakukan Philips tahun ini, sedangkan sisanya baru akan terealisasi pada 2025. CEO Philips Roy Jakobs menyebut ada 10 ribu karyawan yang di-PHK dalam beberapa bulan terakhir alias perusahaan sudah memangkas 13 persen dari keseluruhan karyawannya di dunia.

"Apa yang kami hadirkan hari ini saya pikir adalah rencana terbaik untuk mengamankan masa depan Philips. Tantangan yang kami hadapi sangat berat dan kami mencoba mengatasinya secara serius," kata Jakobs, dikutip dari Reuters, Selasa (31/1).

Saham Philips tercatat naik 5,5 persen selepas pengumuman ini. Namun, hal itu dibantu dengan data bahwa pendapatan kuartal keempat perusahaan jauh lebih baik dari yang diharapkan.

Meski begitu, di kuartal keempat 2022 Philips tercatat kehilangan 105 juta euro. Dengan begitu, secara keseluruhan perusahaan mencatat rugi 1.605 miliar euro alias Rp26,1 triliun sepanjang tahun lalu.

Ini juga menjadi tantangan berat bagi Jakobs yang baru menjabat Oktober lalu. Terlebih, kepimpinan awal Jakobs dimulai dengan melakukan PHK terhadap 4.000 karyawannya.

Keputusan PHK tahun lalu terhadap 5 persen tenaga kerja Philips disebabkan karena penarikan ventilator dan peralatan medisnya dari pasaran. Perusahaan pun mencatat kerugian sekitar 30 miliar euro sejak insiden penarikan 5,5 juta ventilator dari pasaran pada Juni 2021 lalu.

Pendapatan yang disesuaikan sebelum bunga, pajak, dan amortisasi (EBITA) Philips dalam tiga bulan terakhir pada 2022 mencapai 651 juta euro, hampir stabil dibandingkan 647 juta euro setahun sebelumnya.

Namun, rata-rata analis dalam jajak pendapat yang disusun oleh perusahaan memperkirakan akan turun menjadi 428 juta euro.


Sumber :

https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20230131100107-92-906890/phillips-bakal-phk-6000-karyawan-imbas-rugi-rp261-t.

Wednesday, February 1, 2023

Perusahaan Raksasa Dunia PHK Karyawan

Daftar 14 Perusahaan Raksasa Dunia yang PHK Karyawan di Awal 2023

Kamis, 26 Jan 2023 12:41 WIB

Belakangan ini sejumlah perusahaan raksasa global ramai-ramai melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Beberapa di antaranya adalah perusahaan induk Google yakni Alphabet, Amazon, Goldman Sachs, Microsoft, Vox Media hingga McDonald.

Tercatat pada awal 2023 ini ribuan pekerja di seluruh dunia terpakasa harus diberhentikan karenanya. Total sudah lebih dari 30.000 pekerja yang terdampak PHK dan diprediksi akan terus bertambah.

Berdasarkan catatan detikcom, berikut 14 perusahaan raksasa dunia yang melakukan PHK masal hingga Januari 2023 ini:


1. Alphabet - Google

Induk Google (GOOGL) ini memberhentikan 6% pekerja atau setara 12.000 orang di seluruh area dan wilayah. Alphabet merekrut 50.000 karyawan selama pandemi karena tingginya permintaan layanan mereka. Namun ketakutan akan resesi membuat banyak pengiklan mengerem pengeluaran mereka.

Selain itu, secara spesifik raksasa teknologi Google selaku anak usaha melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran terhadap 1.845 karyawannya, atau sekitar 15% dari total pegawainya di negara bagian California, Amerika Serikat.

Pemecatan ini belaku untuk berbagai posisi, mulai dari direktur hingga tukang terapi pijat'in-house' Google. Hal ini merupakan PHK masal terbesar yang pernah terjadi dalam sejarah perusahaan.


2. 3M

Perusahaan 3M Co menyatakan akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada 2.500 pekerja manufaktur. Keputusan itu diambil setelah pihaknya melaporkan terjadi penurunan laba bersih.

Perlu diketahui bahwa, 3M Co adalah perusahaan asal Amerika Serikat (AS) yang berbisnis di bidang industri, keselamatan pekerja, perawatan kesehatan, dan barang konsumen termasuk notebook, pembersih udara, dan respirator.

CEO 3M Mike Roman mengatakan permintaan konsumen turun lebih cepat pada Desember 2022 karena belanja pelanggan lesu saat memasuki musim liburan. Hal itu membawa sahamnya turun 4,7% menjadi US$ 116,79 dalam perdagangan premarket.

"Kami memperkirakan tantangan ekonomi makro akan bertahan di 2023," kata Roman dikutip dari CNBC, Rabu (25/1/2023).


3. Ford

Ford Motor Co berencana melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 3.200 pekerjanya di seluruh Eropa dan memindahkan sejumlah produksi ke Amerika Serikat (AS). Hal ini dilakukan perusahaan karena meningkatnya biaya produksi baterai kendaraan listrik (EV) dan proyeksi perlambatan ekonomi menjadi pemicunya.

Adapun rencananya, PHK ini dilakukan terhadap 2.500 karyawan di sektor pengembangan produk dan 700 karyawan administratif, di mana mayoritas pekerja yang terkena PHK berasal dari pekerja di Jerman. Rencana itu sudah diinfokan dalam rapat dewan pekerja pada Senin (16/1).

Meski begitu, Serikat Pekerja IG Metall Jerman mengatakan bahwa rencana PHK ini diprediksi dapat mengganggu produksi Ford di seluruh penjuru Eropa. Karenanya pihak serikat pekerja mengaku akan berjuang untuk menekan rencana PHK masal tersebut.

"Jika negosiasi antara dewan pekerja dan manajemen dalam beberapa minggu mendatang tidak menjamin masa depan pekerja, kami akan bergabung dalam proses tersebut (PHK). Kami tidak akan menahan diri dari langkah-langkah yang dapat berdampak serius pada perusahaan, tidak hanya di Jerman tetapi juga di seluruh Eropa," kata IG Metall dikutip dari Reuters, Selasa (24/1/2023).


4. Spotify

Spotify melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap sejumlah karyawannya. PHK Spotify menambah deretan perusahaan teknologi yang melakukan PHK massal.

Tidak diketahui pasti berapa jumlah karyawan yang terdampak. Namun platform streaming musik yang berbasis di Swedia ini telah memangkas 38 karyawannya di studio podcast Gimlet Media dan Parcast. Pada September 2022

Mengutip The Straits Times, Senin (23/1/2023), Spotify memiliki sekitar 9.800 karyawan per kuartal III-2022. Namun perusahaan memangkas sejumlah karyawannya pada September dan Oktober tahun lalu.

Sementara itu, hingga saat ini dikabarkan bahwa salah satu divisi yang terdampak PHK masal ini adalah editorial podcast.


5. Microsoft

Raksasa teknologi Microsoft memberhentikan 10.000 karyawan berdasarkan pengajuan sekuritas pada hari Rabu. Secara global, Microsoft memiliki 221.000 karyawan tetap dengan 122.000 di antaranya berbasis di AS.

CEO Satya Nadella mengatakan selama pembicaraan di Davos bahwa tidak ada yang bisa menentang gravitasi dan Microsoft tidak dapat mengabaikan ekonomi global yang melemah.

"Pertama, saat kami melihat pelanggan mempercepat pembelanjaan digital mereka selama pandemi, kami sekarang melihat mereka mulai menguranginya," jelasnya.


6. Vox Media

Penerbit situs web berita dan opini Vox, situs web teknologi The Verge dan New York Magazine, mengumumkan pada hari Jumat bahwa mereka memangkas 7% stafnya, atau sekitar 130 orang.

"Kami mengalami dan mengharapkan lebih banyak tekanan ekonomi dan keuangan yang sama yang dihadapi orang lain di industri media dan teknologi," kata kepala eksekutif Jim Bankoff dalam sebuah memo.


7. BlackRock

PHK Massal juga melanda Wall Street. Manajer aset terbesar di dunia ini mengurangi sekitar 500 pekerjaan, atau kurang dari 3% tenaga kerjanya.

Lingkungan pasar yang belum pernah terjadi sebelumnya sangat kontras dengan kondisi tiga tahun terakhir, ketika jumlah staf meningkat sekitar 22%. PHK massal di Wall street terakhir terjadi pada 2019.


8. Goldman Sachs

Bank ini memberhentikan hingga 3.200 pekerja bulan Januari di tengah kemerosotan dalam aktivitas pembuatan kesepakatan global. Lebih dari sepertiga pemotongan diperkirakan berasal dari unit perdagangan dan perbankan perusahaan.

Goldman Sachs memiliki hampir 50.000 karyawan pada akhir kuartal ketiga tahun 2022.


9. Coinbase

Awal Januari Pialang crypto mengumumkan akan memangkas 950 orang. Langkah itu dilakukan hanya beberapa bulan setelah Coinbase memberhentikan 1.100 orang

Meskipun Bitcoin punya performa solid untuk tahun baru, perusahaan crypto dibanting oleh penurunan harga Bitcoin dan cryptocurrency lainnya yang signifikan.


10. McDonald's

McDonald's yang berkembang pesat selama pandemi, berencana memangkas beberapa staf korporatnya, kata CEO Chris Kempczinski bulan ini.

"Kami akan mengevaluasi peran dan tingkat kepegawaian di beberapa bagian organisasi dan akan ada diskusi dan keputusan yang sulit di masa mendatang," kata Kempszinski.


11. Stitch Fix

Stitch Fix berencana memberhentikan 20% dari staf bergajinya. Dalam postingannya di dalam blog Stitch Fix menyampaikan permohonan maafnya.

"Kami akan kehilangan banyak anggota tim berbakat dari seluruh perusahaan dan saya benar-benar minta maaf," tulis pendiri Stitch Fix (SFIX) dan mantan CEO Katrina Lake dalam posting blog.


12. Amazon

Di awal tahun baru, Amazon berencana memberhentikan lebih dari 18.000 karyawan. Departemen dari sumber daya manusia hingga Toko Amazon jadi divisi yang paling terpengaruh.

Amazon melesat selama pandemi dan melakukan rekrutmen besar-besaran. Namun permintaan konsumen melandai seiring dengan meredanya pandemi. Kini konsumen mulai kembali beraktivitas secara offline.


13. Salesforce

Salesforce akan memangkas sekitar 10% tenaga kerjanya dari lebih dari 70.000 karyawannya. Dalam sebuah surat kepada karyawan, ketua dan co-CEO Salesforce (CRM) Marc Benioff mengaku merekrut terlalu banyak karyawan selama pandemi.


14. IBM

Giliran perusahaan teknologi IBM Corp yang lakukan PHK terhadap 3.900 karyawan.

PHK dilakukan sebagai bagian dari pengurangan aset dan pendapatan kuartal keempat yang datar. Meski demikian, Kepala Keuangan James Kavanaugh mengaku akan terus merekrut orang.

"(Kami) berkomitmen untuk merekrut untuk penelitian dan pengembangan yang dihadapi klien," katanya, dikutip Reuters, Kamis (26/1/2023).

PHK tersebut membuat IBM harus mengeluarkan uang US$ 300 juta pada periode Januari-Maret untuk membayar karyawan yang terkena PHK.


Sumber:

https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-6535325/daftar-14-perusahaan-raksasa-dunia-yang-phk-karyawan-di-awal-2023.

Monday, January 30, 2023

SAP Bakal PHK 3.000 Karyawan

Susul Google, Perusahaan Software SAP Bakal PHK 3.000 Karyawan 

Perusahaan sofware asal Jerman, SAP, akan melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap 3.000 karyawan. 

29 Januari 2023

Perusahaan software asal Jerman, SAP, dikabarkan akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 3.000 karyawan atau 2,5 persen dari jumlah tenaga kerja. Dilansir dari Times Now, Minggu (29/1/2023) Chief Financial Officer SAP, Luka Mucic, mengatakan pemangkasan ini dilakukan untuk mengurangi biaya produksi dan fokus pada inti bisnis perusahaan hairi cloud. 

Luka mengharapkan dengan adanya langkah kni dapat menghemat biaya untuk 2023 hinga 2024. Dia memperkirakan penghematan hingga EUR300 juta hingga EUR350 juta. Adapun, PHK ini akan dilakukan secara global, di Jerman sendiri pemangkasan ini akan menyasar 200 karyawan. 

Langkah SAP melakukan PHK hanya berjarak beberapa hari dengan pemangkasan yang dilakukan IBM. Sebelumnya, International Business Machines Corp. atau IBM mengumumkan akan melakukan PHK terhadap 3.900 karyawan. 

IBM mengikuti jejak Google, Amazon, hingga Microsoft yang terlebih dahulu melakukan PHK terhadap karyawannya. Gelombang PHK massal semakin cepat terjadi di perusahaan teknologi dan dirasakan di seluruh dunia. 

Ikuti Google, Amazon, Microsoft "International Business Machines Corp. [IBM] adalah perusahaan yang mengumumkan akan memangkas sekitar 3.900 pekerjaan," tulis Bloomberg, Kamis (26/1/2023). Bloomberg mencatat PHK di perusahaan induk Google, Alphabet Inc.; Microsoft Corp.; Amazon.com Inc. dan gabungan IBM telah menghilangkan hampir 44.000 posisi pada Januari 2023.


Sumber :

https://teknologi.bisnis.com/read/20230129/84/1622601/susul-google-perusahaan-software-sap-bakal-phk-3000-karyawan.

Wednesday, January 18, 2023

Pesanan Sepatu di Jatim Dipangkas 50 Persen

Pesanan Sepatu di Jatim Dipangkas 50 Persen, PHK Menghantui Karyawan? 

Saat ini saja, industri alas kaki masih menghadapi banyak tantangan dalam negeri seperti masalah proses pengurusan perizinan yang sangat lama. Kalangan pengusaha alas kaki dan sepatu di Jawa Timur menilai industri sepatu tahun ini perlu terobosan baru agar dapat terus bertahan di tengah tantangan ekonomi global. 

Ketua Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) Jatim, Winyoto Gunawan mengatakan sejak tahun lalu, industri tekstil, kulit dan alas kaki menghadapi tantangan yang tidak mudah, bahkan di Jawa Barat kondisi industri ini sedang tidak baik-baik saja karena banyak terjadi pengurangan karyawan akibat dampak dari krisis Eropa. 

“Jika di Banten Jabar dan Jakarta banyak penurunan jam kerja, di Jatim hanya terjadi pengurangan lembur saja,” jelasnya, Selasa (17/1/2023). 

Dia melanjutkan, industri alas kaki di Jatim ini kebanyakan perusahaan menegah ke bawah, dan hanya satu yang besar tapi sudah tutup sehingga yang masih ada saat ini harus bertahan. 

“Untuk itu semua permasalahan yang menghambat harus segera diselesaikan agar industri alas kaki bisa bertahan,” imbuhnya. Dia mengatakan saat ini saja, industri alas kaki masih menghadapi banyak tantangan dalam negeri seperti masalah proses pengurusan perizinan yang sangat lama, misalnya proses Verifikasi Kemampuan Industri (VKI), serta kuota VKI pada Dinas Perindustrian dan VKI di Dinas perdagangan yang berbeda.  

“Selain itu, ada kendala di Neraca Komoditas (NK) sudah berstatus disetujui tetapi belum ada tindakan lanjut dari dinas terkait,” katanya. 

Winyoto menambahkan, lama proses perizinan tersebut dapat berdampak pada menipisnya stok bahan baku yang jika dibiarkan secara terus menerus akan mempengaruhi keberlansugan bisnis perusahaan. Data Aprisindo mencatat, kinerja ekspor sepatu atau alas kaki di sepanjang Januari - September 2022 berhasil naik 35,57 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.  

Kinerja ekspor sepatu yang mampu tumbuh dengan baik ini merupakan imbas dari ada kebijakan lockdown yang dilakukan China, sehingga banyak buyer yang mengalihkan order sepatu ke pabrikan di Indonesia.  

“Order para buyer yang semula dilakukan di China ini telah dialihkan ke Indonesia dan Vietnam, bahkan sejak pandemi 2020 sampai saat ini. Pabrikan sepatu kita menikmati kenaikan ekspor,” kata Ketua Umum Aprisindo, Eddy Widjanarko. 

Menurutnya, akibat perlambatan ekonomi, konsumen akan membatasi belanjanya sehingga menyebabkan over stock di toko-toko. Bahkan ada beberapa brand besar yang sudah menyatakan akan mengurangi order ke semua negara tempat produksinya hampir 50 persen.  

"Setidaknya tiga brand besar sepatu untuk keperluan olahraga sudah menyatakan pengurangan order yang akan berlaku 5-6 bulan ke depan dengan harapan stok yang masih menumpuk di toko sudah terjual,” imbuhnya.


Sumber :

https://surabaya.bisnis.com/read/20230117/532/1619003/pesanan-sepatu-di-jatim-dipangkas-50-persen-phk-menghantui-karyawan.

Friday, January 13, 2023

Gelombang PHK Massal Dua Perusahaan Besar

Gelombang PHK Massal Terjadi di Kabupaten Serang, Ratusan Pekerja dari Dua Perusahaan Besar Ini Juga Terkena

- Rabu, 11 Januari 2023 | 14:34 WIB

  

Ratusan karyawan PT PBI di Kabupaten Serang menggelar aksi di depan perusahaan tempat mereka bekerja, Selasa 10 Januari 2022. (Rahmat Tanjung/Bantenraya)

Selain Nikomas, dua perusahaan di Kabupaten Serang juga melakukan pemangkasan karyawan. Bedanya, dua perusahaan ini melakukan pemangkasan karyawan dengan cara PHK. Dua perusahaan tersebut adalah PA Rubber Indonesia Jaya di Kawasan Modern Cikande, Kecamatan Cikande, dan PT Power Block Indonesia di Kecamatan Jawilan.

Pekerja PT Power Block Indonesia Selasa 11 Januari 2023 sempat berunjuk rasa menuntut pesangon dari perusahaan. Pemangkasan tiga perusahaan ini menambah daftar pemutusan hubungan kerja yang terjadi di Kabupaten Serang, Provinsi Banten.

Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Industrial dan Jamsostek Disnakertrans Kabupaten Serang Iwan Setiawan mengatakan, jumlah karyawan yang di PHK oleh PT Rubber Indonesia Jaya dan PT Power Block Indonesia mencapai ratusan orang.

“Ada dua perusahaan di Cikande dan Jawilan yang sudah PHK ratusan karyawan,” kata Iwan saat ditemui Radar Banten di ruang kerjanya, Rabu 11 Januari 2023.

Dijelaskan Iwan, PA Ruber Indonesia Jaya melakukan PHK massal sebanyak 500-an karyawan karena kekurangan bahan baku, perusahaan yang memproduksi sol sepatu itu melakukan PHK di Minggu pertama Januari 2023.

Kemudian disusul PT Power Block Indonesia yang mem-PHK 380 karyawan karena kekurangan bahan baku dan penjualan produk tengah mengalami penurunan.

“Hal ini masih disebabkan oleh dampak perang Rusia-Ukraina, Krisis mulai berlangsung pelan-pelan tapi kerasa,” ungkapnya.

Iwan mengaku, ia belum bisa memastikan berapa jumlah pasti perusahaan yang melakukan PHK. Namun ia mengungkapkan, ada banyak perusahaan yang sudah dan akan melakukan PHK.

“Saya enggak mau kasih tahu semuanya dulu soalnya perlu memastikan data realnya, tapi memang banyak perusahaan yang melakukan PHK,” kata dia.


Sumber :

https://www.bantenraya.com/nasional/pr-1276521458/gelombang-phk-massal-terjadi-di-kabupaten-serang-ratusan-pekerja-dari-dua-perusahaan-besar-ini-juga-terkena?page=2

Thursday, January 12, 2023

Pabrikan Sepatu Tawarkan "Resign"ke 1.600 Karyawan

Pabrikan Sepatu Olahraga PT Nikomas Tawarkan "Resign" Sukarela ke 1.600 Karyawannya, Kemenaker: Itu Tidak Dibenarkan 

Kompas.com - 12/01/2023, 12:41 WIB

Puluhan ribu buruh PT Nikomas Gemilang meninggalkan pabrik tempat bekerja untuk menggelar aksi mogok nasional di Kawasan Industri Nikomas Gemilang, Serang, Bante, Selasa (6/10/2020). Saat ini, PT Nikomas Gemilang menawarkan 1.600 karyawan untuk mengundurkan diri secara suka rela, (11/1/2023).

PT Nikomas Gemilang, pabrikan sepatu olahraga dengan lisensi merek ternama, pada 10 Januari 2023 menawarkan secara sukarela kepada karyawannya untuk mundur dari perusahaan. Adapun kuota yang diminta sebanyak 1.600 orang. 

Menanggapi hal tersebut, Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Kementerian Ketenagakerjaan, Indah Anggoro Putri mengatakan, yang dilakukan PT Nikomas Gemilang tidaklah benar. 

Karena pengunduran diri harus sesuai kemauan karyawan bukan ditawarkan. 

"Sesuai ketentuan dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan, mengundurkan diri merupakan inisiatif dari diri sendiri si pekerja, sehingga tidak atas paksaan atau permintaan dari pihak lain. Sehingga apabila program atau kebijakan yang dibuat pengusaha meminta untuk mengundurkan diri menjadi tidak dibenarkan atau tidak sesuai dengan ketentuan," katanya kepada Kompas.com, Kamis (12/1/2023). 

Namun hingga sekarang, Kemenaker belum menerima laporan dari pihak karyawan maupun perusahaan terkait penawaran pengunduran diri tersebut. "Kami belum terima pengaduan apapun dari perusahaan itu," ucap Putri. 

Sebelumnya, PT Nikomas Gemilang pabrikan sepatu olahraga yang berada di Serang, Banten menawarkan pengunduran diri terhadap 1.600 pekerjanya. Humas Nikomas Gemilang Danang Widi P dalam keterangan resminya menyebutkan, alasan penawaran pengunduran diri sukarela tersebut karena adanya konflik Rusia-Ukraina yang masih terjadi hingga sekarang, kenaikan harga bahan bakar secara global, tingkat inflasi yang tinggi. 

Kemudian alasan lainnya yakni penurunan pesanan dan pengaruh berbagai faktor internasional lainnya yang menyebabkan pasar sepatu olahraga internasional menurun drastis dan harga bahan baku terus meningkat. 

"PT Nikomas Gemilang telah menempuh berbagai cara untuk bertahan di tengah kondisi perekonomian global yang penuh tantangan, namun demi keberlangsungan perusahaan, dengan berat hati PT Nikomas Gemilang menawarkan pengunduran diri sukarela kepada karyawan dengan kuota 1.600 orang," katanya dalam keterangan tertulis tersebut. 

Faktor-faktor tersebut menimbulkan reaksi berantai dan kondisi yang cukup serius melanda industri sepatu olahraga. Hal itu terlihat sejak kuartal ketiga 2021, di mana pabrik sepatu mulai merumahkan karyawannya. Itu juga yang dirasakan oleh PT Nikomas Gemilang.


Sumber :

https://money.kompas.com/read/2023/01/12/124129326/pabrikan-sepatu-olahraga-pt-nikomas-tawarkan-resign-sukarela-ke-1600

Related Posts