Monday, June 21, 2010
Arus Barang di Gudang/Warehouse
Dalam Management Logistic, dua hal yang perlu diperhatikan demi kelancaran proses logistik yaitu Arus Barang & Arus Informasi.
Untuk arus barang, berawal dari saat penerimaan barang (berdasarkan Packing List) dari Supplier yang kemudian disimpan di Gudang/Warehouse. Arus berikutnya adalah proses supply (Berdasarkan Work Order) dari Gudang/Warehouse ke Produksi/Assembly.
Setelah proses produksi atau proses assembly di Produksi/Assembly yang menghasilkan barang jadi, Gudang/Warehouse menerima barang jadi yang disimpan ke Gudang/Warehouse.
Dan arus terakhir adalah pengiriman (berdasarkan Shipment Order), yaitu mengeluarkan barang jadi dari Gudang/Warehouse untuk dikirim ke Customer.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Related Posts
-
By Martin Murray, What Is a Logistics Strategy? When a company creates a logistics strategy it is defining the service levels at which i...
-
By Martin Murray, At a company that does not operate reverse logistics any item that has been returned from a customer may be received int...
-
Kamar mandi / toilet biasanya dilengkapi dengan perlengkapan untuk buang air kecil maupun besar. Kamar mandi yang dilengkapi dengan urina...
-
Introduction A company’s supply chain will incorporate some warehousing function. This can be company-owned, owned by a third party log...
-
Menurut Taiichi Ohno, dasar sistem produksi Toyota adalah secara mutlak menghilangkan pemborosan. Dua tiang yang diperlukan untuk menduku...

No comments:
Post a Comment